Berhijab Sejak Dini - Majalah Islam Digital Tafaqquh

Berhijab Sejak Dini

3 weeks ago
1161

Setiap muslimah mempunyai kewajiban untuk behijab. Hijab berarti penutup, namun bukan sekedar penutup kepala. Hijab merupakan identitas wanita beriman, pembeda dengan wanita-wanita yang tidak beriman. Kewajiban berhijab bagi seorang muslimah bukan hanya suatu perintah dari Allah, akan tetapi lebih dari itu, hijab merupakan bentuk penghormatan bagi wanita. Wanita adalah makhluk yang indah, dan keindahan ini  harus terjaga sehingga darinya lahir suatu kemuliaan yaitu mendapatkan keridhoan Allah. Allah SWT berfirman :

Jamise Syar'i

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al-Ahzab : 59).

Ayat ini menjelaskan betapa Allah memuliakan wanita, sampai sehelai rambut saja harus terjaga. Penjagaan Allah terhadap muslimah tidak hanya dalam bentuk perintah berhijab dan menutup aurat, dalam ayat ini juga, Allah memberikan kewajiban bagi laki-laki muslim untuk menjaga kehormatan muslimah apabila dia mendapatkan perlakuan yang tidak terhormat dari orang lain. Maka seorang muslim seharusnya melindungi muslimah yang hendak melaksanakan syari’at Allah.

Dalam ayat ini juga, Allah menjelaskan bahwa kedudukan Rasul yang begitu mulia, dan untuk menjaga kemuliaannya, maka istri-istri, anak-anak, keturunan, dan umat Rasul yang perempuan wajib berhijab. Berhijab merupakan akhlaq terpuji, bentuk ketaatan seorang muslimah terhadap Rabnya, seperti halnya ketaatan dalam melaksanakan shalat wajib.

Kewajiban berhijab harus diajarkan sejak dini kepada putri kita, karena tarbiyah (pendidikan) melaksanakan syari’at Islam butuh pembiasaan sejak dini, sehingga tumbuh rasa cinta dalam melaksanakan syari’at tersebut. Mendidik anak perempuan untuk berhijab sejak dini bertujuan agar tumbuh ketaatan dalam diri sang anak sebelum baligh; ada kesiapan mental tanpa paksaan yang lahir dari pembiasaan; dan menumbuhkan rasa malu ketika aurat terbuka. Semuanya agar putri kita terjaga kehormatan dan kemuliaannya baik di dunia maupun akhirat. Karena, ternyata, kebanyakan dari penghuni neraka adalah kaum wanita. Rasululah SAW bersabda :

“Aku melihat ke dalam Syurga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam Neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita.” (Hadis Riwayat Al- Bukhari dan Muslim).

Karena wanita cenderung mudah terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif, oleh karenanya, bentengilah diri kita dengan keimanan kepada Allah dengan menjalankan syari’at-Nya, sehingga kita tidak termasuk wanita yang digambarkan hadits di atas. Maka dari itu, perlu adanya pembiasaan anak berhijab sejak dini, yang dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Berikan penjelasan kepada putri kita bahwa kewajiban behijab merupakan perintah Allah bagi setiap muslimah, dan dalam kewajiban itu terdapat kemuliaan bagi seorang wanita.
  2. Biasakan memakaikan pakaian yang sopan kepada putri kita, menutup aurat, sehingga timbul rasa malu bagi anak dan kesadaran untuk menutup aurat. Pembiasaan ini harus dengan pendekatan, pengarahan yang baik, dan tidak memaksakan. Misalkan, ketika keluar rumah dia harus memakai hijab, tapi bila di dalam rumah boleh membuka hijabnya. Namun adakalanya anak ingin membuka hijabnya ketika berada di luar rumah, tidak apa-apa, karena mengingat usia putri kita masih dini. Namun sesekali kita mengingatkannya kembali untuk memakai hijabnya. Inilah pembiasaan tanpa paksaan, namun dari pembiasaan itu insya Allah akan terlahir sebuah akhlaq dan kesadaran terhadap kewajiban berhijab.
  3. Berikan motivasi, pujian kepada sang anak, bahkan bila perlu, berikan hadiah sebagai bentuk apresiasi karena dia telah berusaha melaksanakan perintah Allah berikut penjelasan bahwa ketika dia melaksanakan perintah Allah maka pahala akan dia dapatkan.
  4. Berikan contoh langsung dari sang ibunda. Karena suksesnya pendidikan sang anak bermula dari contoh yang baik dari orang tuanya. Dan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita di hadapan Allah bahwa kita tidak hanya menyuruh sang anak, akan tetapi sama-sama menjalankan perintah Allah. Allah SWT berfirman :

كَبُرَ مَقْتًا عِندَ ٱللَّهِ أَن تَقُولُوا۟ مَا لَا تَفْعَلُونَ

”Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (Q.S Ash-Shaff: 3).

  1. Tempatkan anak di lingkungan yang baik, yang mendukung anak untuk menjadi pribadi shalihah, seperti memilihkan sekolah yang menanamkan nilai-nilai syari’at Islam. Sehingga hal tersebut membantu kita dalam mendidik anak-anak kita sesuai dengan syari’at Islam.
  2. Pilihkan hijab yang nyaman, bahkan yang menarik, selama tidak melanggar ajaran Islam, seperti model, bahan, dan motif yang cenderung disukai anak.

Pendidikan hijab sejak dini merupakan suatu perjuangan orang tua terhadap putrinya yang dapat menghantarkan putrinya dan dirinya mendapat keridhoan Allah, yang nantinya berbuah surga. Semoga segala perjuangan kita dalam menjalankan syari’at Allah akan menjauhkan kita dari api neraka dan akan menjadikan kita wanita-wanita yang mulia di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala. Wa-Llahu a’lam bish-shawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *